Budi Hartono’s Blog

Perbaiki Diri Kita Yuk!!!

Menyikapi BLT

Kompensasi yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat lewat Bantuan Langsung Tunai (BLT) banyak mendapat sorotan dari banyak pihak. Mulai dari pelaksanaan survey yang (katanya) tidak melibatkan aparat tingkat desa, sampai adanya berpendapat bahwa BLT hanya menimbulkan generasi pengemis(???) dan tidak mau berusaha.

Memang susah duduk dipemerintahan sekarang ini, segala kebijakan dikritik habis, baik kebijakan yang cenderung negatif sampai yang sebenernya bertujuan baik. Ya, memang hak setiap orang untuk berpendapat, tapi pendapat haruslah didasarkan atas pikiran jernih, bukan hawa nafsu.

Kalo dipandang dari sudut pandang agama islam, sebenarnya hal ini sah-sah saja. Apalagi dalam ajaran Islam ada mekanisme untuk menyalurkan harta ke orang yang berhak. Bisa melalui Zakat (wajib), shodaqoh, maupun infak.

Memang dalam penyaluran BLT ada beberapa yang tidak tepat sasaran. Hal ini harus diakui sebagai suatu kesalahan yang perlu diperbaiki dimasa yang akan datang. Data mengenai kepedudukan yang digunakan acuan oleh pemerintah saat ini masih mengandalkan data BPS dan susenas, yang keakuratannya diragukan. Kedepan perlu melibatkan perangkat desa, agar bantuan yang diberikan oleh pemerintah tepat sasaran.

Yang jadi masalah adalah, adanya komentar bahwa BLT hanya menciptakan generasi pengemis, babu dan sebagainya. Mungkin kalo yang berbicara itu bukan orang muslim kita maklum. Tapi kalo orang muslim yang berbicara demikian, apakah dia telah lupa dengan adanya mekanisme semacam itu (mirip) didalam ajaran Islam? Ada zakat, infaq, shodaqoh. Bukankan ini termasuk bentuk pengingkaran terhadap ajaran Islam? Semoga saja beliau-beliau segera dibukakan pintu hidayah. amin.

Penerima BLT (bila tepat sasaran) antara lain adalah orang jompo & fakir miskin. Apakah mereka tidak pantas mendapatkan bantuan dari Pemerintah? Bagaimana dengan orang miskin yang sakit dan tidak mampu bekerja?

Kewajiban kita sebagai seorang muslim apabila diberi limpahan rizqi adalah mengeluarkan zakat, infaq, dan shodaqoh kepada mereka yang berhak dan membutuhkan. Insya Alloh apabila hal ini dijalankan, akan mampu mengurangi penderitaan kaum miskin.

Mei 30, 2008 Posted by | Aspirasi Pribadi | Tinggalkan sebuah Komentar

Sebuah nasehat untuk Mahasiswa dan Mantan Pejabat…

Demo lagi…demo lagi…

mungkin itu ucapan yang pertama kali muncul dari abang sopir angkot, sopir bajaj, pengendara motor serta pengguna jalan lain.

Demo yang katanya untuk membantu rakyat miskin lewat penentangan atas kenaikan harga BBM tersebut tak pelak malah menimbulkan keresahan bagi banyak pihak. Semua lapisan masyarakat dirugikan..mulai dari orang kaya sampai rakyat jelata yang sekali lagi “katanya” ingin mereka bantu.

Demo seringkali justru menimbulkan berbagai ekses negatif, mulai dari polusi udara (bakar ban dll), kemacetan lalu lintas (blokir jalan), ketakutan masyarakat dll. Lebih jelas mengenai demo bisa dibaca di artikel sebelumnya yang mengutip dari blog tetangga.

Aksi mahasiswa saat ini sangat tidak rasional. Bayangkan apabila sampai terjadi kerusuhan seperti 10 th yang lalu, bangsa ini akan semakin terpuruk. Belum juga bangkit kita dari krisis multidimensional, akankah kita hadapi krisis berikutnya?.

Sepertinya mahasiswa sekarang lebih memilih berdemo daripada melakukan aksi simpati. Mahasiswa bisa membantu orang-orang di pemerintahan tingkat desa berkaitan dengan penyaluran BLT. Atau penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat miskin.

Yang sangat pula disayangkan adalah komentar-komentar mantan pejabat yang cenderung menyudutkan pemerintah sekarang. Mulai dari Amien Rais, Megawati, Rizal Ramli, Kwik Kian Gie dkk. Apa yang telah mereka kerjakan “untuk rakyat miskin” pada masa mereka menjabat? Bukankan mereka tidak dapat membendung kenaikan harga BBM? sudahlah bapak-bapak & ibu-ibu sekalian pikirkan lagi apa yang telah anda lakukan dimasa lampau?

Janganlah semakin memperkeruh keadaan negeri ini. Sampaikan kritik secara bijak. Biarkan pemerintah menjalankan programnya. Kita yakin pemerintah saat ini lebih baik dari pemerintahan sebelumya. Salut juga buat SBY yang sebentar lagi menghadapi pemilu, beliau berani mengorbankan popularitasnya dengan menaikkan harga BBM meski pemilu sudah menghadang. Bandingkan dengan pemerintahan sebelumnya yang berusaha menahan kenaikan BBM dengan menjual BUMN-BUMN vital untukmempertahankan popularitasnya.

Jangan menambah sengsara rakyat miskin. Dengan mereka berdemo dijalan-jalan, banyak sopir angkot yang kehilangan pendapatannya karena tidak ada penumpang atau jalan macet sehingga banyak bensin/solar terbuang.

Belum hilang gaung “let’s go green”, “stop global warming “, “save the earth ” dari ingatan kita, sekarang malah muncul perilaku-perilaku yang kontradiktif.

Sadarlah rekan mahasiswa, demo lebih banyak menimbulkan mudhorot daripada manfaat.

Lebih baik anda menyadarkan rekan-rekan anda atau bahkan diri anda untuk tidak melakukan pemborosan energi. Sadar atau tidak, banyak mahasiswa yang jalan-jalan tanpa tujuan (pemborosan BBM), menghambur-hamburkan uang di cafe dsb.

Mei 29, 2008 Posted by | Aspirasi Pribadi | Tinggalkan sebuah Komentar

Bismillah….semoga bermanfaat…

Assalamu’alaikum wr wb,

Alhamdulillah akhirnya keinginan untuk membuat blog kesampaian juga…meski harus otodidak dari internet…akhirnya keluarlah blog ini..

Masih sederhana memang…tapi insya Alloh akan memacu saya untuk belajar dan belajar banyak tentang blog.

Keinginan pertama sih karena ngiri temen2 udah pada punya blog he…he..kok saya belum punya sendiri… Eh…ngga dinyana2 terbit kartu axis yang ngasih promo gratis gprs 100 mb s/d 31 mei 2008. Lumayan banget kan.

Meski agak kaget juga pertama kali buka wordpress ternyata ada isu tentang axis yang katanya dari gereja setan, tapi berbekal kemantapan hati bahwa itu hanya isu dan yang lebih penting gratisnya itu lho….(ketauan deh oportunisnya he..he). Paling setelah ngga gratis lagi, saya cuma bilang…bye2 axis. Ganti ke alternatif lain yang murah juga tapi jangkauan lumayan bagus.
Intinya di blog ini saya ingin belajar. Belajar menulis, belajar mengungkapkan perasaan, belajar menyikapi permasalahan, komplit dah pokoknya. Untuk itu mohon saran dan kritik yang sifatnya membangun sehingga dapat memperkaya blog ini.

Wassalamu’alaikum wr wb

April 29, 2008 Posted by | Aspirasi Pribadi | | 2 Komentar

   

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.